BANTAENG, TIMURPOS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantaeng memaparkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai arah pembangunan ekonomi daerah ke depan, pada Kamis (30/7/2026) diruang Pola Kantor Bupati Bantaeng.
Paparan tersebut menitikberatkan pada penguatan sektor pertanian, diversifikasi ekonomi, pemberdayaan tenaga kerja, hingga pemanfaatan data statistik sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan.
Dalam materi presentasi yang dipaparkan, BPS menilai perekonomian Kabupaten Bantaeng masih menunjukkan ketahanan yang cukup baik. Namun, ketergantungan terhadap sektor industri logam dasar dinilai perlu dikurangi melalui pengembangan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang lebih beragam dan berkelanjutan.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantaeng juga mengungkapkan bahwa, salah satu rekomendasi utama adalah meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan jaringan irigasi, kemudahan akses pupuk bagi petani, pemanfaatan teknologi budidaya modern, serta penerapan kalender tanam yang adaptif terhadap perubahan iklim.
Selain sektor pertanian, BPS juga menekankan pentingnya memperluas kesempatan kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.
Beberapa langkah yang direkomendasikan antara lain penyediaan fasilitas penitipan anak (daycare) yang mudah dijangkau serta penerapan Flexible Working Arrangement (FWA) guna mendukung produktivitas tenaga kerja.
Di bidang sosial, peningkatan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi juga menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya mengurangi kesenjangan gender dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Tak kalah penting, BPS mendorong pemerintah daerah agar semakin mengoptimalkan pemanfaatan data statistik sektoral dalam setiap proses perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi pembangunan sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data (evidence-based policy).
Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam menyusun program pembangunan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika perekonomian nasional.
Editor: Bang Jul
Reporter: Rosmawati
