Iklan

Follow us

Dinas Pendidikan Mitra Gelar Syukuran di Akhir Periode Bupati Sumendap dan Wabup Legi

Timur Pos
Kamis, 21 September 2023, 11:43 WIB Last Updated 2023-09-21T04:06:05Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini





Mitra, TIMURPOS.com. - Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap, SH, MH (JS) dan Wakil Bupati Drs. Jesaja Jocke Oscar Legi (JL), diakhir periode kepemimpinan, digelar syukuran 10 tahun kepemimpinan dari Bupati JS serta 5 tahun kepemimpinan Wakil Bupati JL, oleh dinas Pendidikan Mitra, bertempat di SMP Negeri 1 Tombatu, Rabu (20/9).

 



Dalam acara syukuran tersebut diawali dengan pembacaan puisi  oleh Kepala Dinas Pendidikan Mitra, Sarah Kindangen, S.Pd, M.Pd bersama kedua staf Dinas Pendidikan Mitra yang membuat haru Bupati JS dan Wakil Bupati JL bersama para kepala sekolah dan para tenaga guru.

 


Bupati Sumendap dalam sambutannya mengatakan, dari sisi manajemen, sisi administrasi, kita akan berpisah. Tetapi secara Filosofi dari perpisahan tersebut kita akan berjumpa lagi, dalam tanggung jawab kita.

 

“Ketika saya mencalonkan diri saya sebagai Calon DPR RI, itu adalah bagian dari rasa tanggung jawab besar bagi saya. Bukan hanya Kabupaten Minahasa Tenggara, tetapi Sulawesi Utara pada umumnya,” ungkap Bupati Sumendap.

 

Bupati Sumendap juga menambahkan, ketika kami sudah tidak jadi lagi Bupati dan Wakil Bupati. Begitu juga saudara-saudara menghadapi pejabat Bupati yang baru, sistem manajerial, kepemimpinan itu akan berubah. Tetapi, sistem administrasinya tidak berubah.

“Apa saya lakukan, apa yang saya buat selama ini kedepan akan dilanjutkan lagi oleh pejabat Bupati. Pada tahun depan 2024 kita akan mencari calon pemimpin yang baru,” ujar Sumendap.

 

Bupati Sumendap juga menambahkan, guru merupakan sumber inspirasi dari murid, bahkan sumber harapan bagi orang tua. Setiap buah yang menghasilkan buah baik ataupun tidak baik, itu dikembalikan kepada guru.

 

“Guru merupakan motivator bagi anak didiknya. Semangat, kemampuan, serta kemauan belajar dari seseorang anak ada pada guru itu. Orang tua murid kadang kala hanya 20 sampai 30 persen saja, tetapi yang 75 persen ada pada guru,” jelas Sumendap.

 

Lebih lanjut Bupati Sumendap mengatakan, di era modern saat ini sistem pendidikan merdeka belajar itu fifty fifty persen. Tetapi yang terjadi, karena adanya hubungan emosional antara orang tua dan anak. Sehingga guru menjadi beban luar biasa adalah, bagian tanggung jawab dari seseorang.

 

“Yang sebenarnya, skill atau bakat dari anak sebetulnya  adalah tanggung jawab orang tua, dan di sekolah tinggal dikembangkan oleh guru. Dan guru hanyalah sebagai tutor serta mengarahkan seperti apa anak didik tersebut,” ucap Sumendap.

 

Bupati James Sumendap, SH, MH yang sekarang ini akan mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPR RI dapil Sulut, mengatakan juga, negara Indonesia merupakan negara berkembang. Jadi kurang setuju dengan Sistem itu, bukan saya menolak. Tetapi, sistem itu belum terlalu tepat. Apa lagi menangani anak SD dan SMP.

“Sukses atau kegagalan dari seorang murid itu bertumpuk pada dimana dia bersekolah, siapa gurunya, siapa mentornya dimulai dari sana. Karena disitulah saudara-saudara melahirkan pemimpin- pemimpin yang luar biasa. Dia (siswa) jadi sukses, dia mencapai cita-cita itu semua ada pada guru,” kata Ketua Panji Yosua, Bupati Sumendap.

 

Karena itu, Sumendap memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Pendidikan yang telah memprakarsai kegiatan ini.

 

“Saya berikan apresiasi yang tinggi kepada, Kepala Dinas Pendidikan yang pada saat ini telah menyelenggarakan kegiatan ini. Saya sekali lagi ucapkan terima kasih Tuhan memberkati kita semua,” tutup Sumendap.

 

Perlu juga diketahui, diakhir kegiatan tersebut dinas Pendidikan Minahasa Tenggara memberikan cendramata berupa lukisan kepada Bupati dan Wakil Bupati.

Adapun yang ikut dalam kegiatan tersebut diantaranya, Wakil Bupati Drs. Jesaja Jocke Oscar Legi, Sekertaris Daerah David H Lalandos, AP, MM, Asisten III Ir. Elly Sangian, MM, Kepala Dinas Pendidikan Sarah Kindangen, S.Pd, M.Pd, sekertaris Dinas, para Kabag, Kabid di jajaran Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah se-Kabupaten Mitra, serta seluruh para guru yang ada di SD, SMP se Kabupaten Mitra. (JW)

 

 

Editor: Alfrits Maurits

 

Komentar

Tampilkan

Terkini