BOGOR, TIMURPOS.COM – PT Trimitra Prawara Goldland Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 di Hotel Pakuan, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (29/6/2026). Seluruh agenda rapat disetujui secara aklamasi oleh para pemegang saham yang hadir maupun yang mengikuti secara elektronik.
RUPS dipimpin Komisaris Utama perseroan dan dihadiri pemegang saham yang mewakili sekitar 80,03 persen dari total saham dengan hak suara, sehingga memenuhi kuorum sesuai ketentuan anggaran dasar dan regulasi pasar modal.
Dalam pemaparannya, manajemen menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi periode pemulihan sekaligus transformasi bagi perseroan di tengah membaiknya industri properti nasional. Dukungan kebijakan pemerintah seperti program FLPP, KPR subsidi, PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), hingga Program 3 Juta Rumah dinilai memberikan dampak positif terhadap sektor perumahan.
Direksi mengungkapkan, pendapatan perseroan sepanjang 2025 meningkat sekitar 51,87 persen dibanding tahun sebelumnya. Kinerja tersebut berhasil membalikkan kondisi perusahaan dari rugi pada 2024 menjadi mencatat laba pada 2025.
Selain itu, sejumlah indikator keuangan seperti rasio likuiditas, rasio cepat, dan rasio pengembalian modal juga menunjukkan tren perbaikan. Manajemen menilai capaian tersebut merupakan hasil strategi penetrasi pasar yang lebih efektif, efisiensi operasional, serta pengendalian biaya secara disiplin.
"Kami tetap berkomitmen menghadirkan hunian yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya segmen rumah subsidi dan menengah. Rumah bukan sekadar bangunan, tetapi fondasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar jajaran direksi dalam rapat.
Dalam sesi tanya jawab bersama media usai RUPS, manajemen menjelaskan bahwa salah satu strategi meningkatkan penjualan dilakukan melalui edukasi kepada calon konsumen sejak awal agar proses pembiayaan perbankan berjalan lebih lancar.
Perseroan juga memperkenalkan konsep rumah subsidi dengan nilai tambah berupa penambahan area dapur permanen sehingga konsumen tidak perlu lagi melakukan renovasi setelah menempati rumah.
Produk rumah subsidi tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp158 juta per unit dan menyasar pasangan muda serta masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah pemerintah.
Selain mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, RUPS juga menyetujui penggunaan laba perseroan, penetapan remunerasi direksi dan dewan komisaris, penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, serta perubahan susunan pengurus perusahaan.
Dalam agenda tersebut, pemegang saham juga menerima pengunduran diri salah satu komisaris dan menyetujui pengangkatan jajaran direksi serta komisaris baru guna memperkuat manajemen dan mendukung ekspansi usaha perseroan ke depan.
Manajemen optimistis pembaruan susunan pengurus akan membawa energi baru dalam pengembangan bisnis, sekaligus memperkuat posisi PT Trimitra Prawara Goldland Tbk di industri properti nasional.
"Seluruh pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan perusahaan, dukungan para pemegang saham, mitra bisnis, lembaga pembiayaan, pemerintah, serta rekan-rekan media. Kami optimistis kinerja perseroan akan terus bertumbuh pada tahun-tahun mendatang," tutup manajemen.
Editor: Rosmawati
Reporter: Supriyadi
