BANTAENG, TIMURPOS COM -- Dalam upaya mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Batu Karaeng Koramil 1410-03/Tompobulu Kodim 1410/Bantaeng, Sertu Syahrir Sukku, melaksanakan kegiatan pendampingan penyerapan gabah petani di area persawahan milik Bapak Mahmudin, bertempat di Dusun Bontotene, Desa Batu Karaeng, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan pendampingan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung sektor pertanian serta membantu meningkatkan kesejahteraan petani. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani agar terus produktif dalam mengelola hasil pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Syahrir Sukku memberikan imbauan kepada petani agar senantiasa menjaga kualitas gabah hasil panen. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah proses pengeringan yang tepat sehingga gabah memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar mutu yang telah ditentukan.
Selain proses pengeringan, petani juga diingatkan untuk memperhatikan cara penyimpanan gabah agar tetap terjaga kualitasnya. Kebersihan gabah perlu diperhatikan guna menghindari penurunan mutu yang dapat memengaruhi nilai jual hasil panen.
Babinsa juga mengimbau para petani agar menjalin koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait dalam proses penyerapan gabah. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan proses penyerapan hasil panen dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi petani.
Menurutnya, pendampingan penyerapan gabah merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung keberlangsungan sektor pertanian. Sinergi antara TNI, petani, dan pihak terkait sangat diperlukan untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Desa Batu Karaeng menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan pendampingan sesuai dengan tugas serta tanggung jawab kewilayahan. Upaya ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di bidang pertanian.
Diharapkan, melalui pendampingan dan koordinasi yang berkelanjutan, hasil panen petani dapat terserap dengan baik, kualitas gabah tetap terjaga, serta program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional dapat berjalan secara optimal. (**)
Editor: Bang Jul
