Iklan

Follow us

BREAKING NEWS : Kepala Badan BP2MI Benny Rhamdani, Kami Akan Berantakan Para Mafia Berkedok Calo, Tekong Dan Bandar Perdagangan Manusia!!

Timur Pos
Senin, 03 Juli 2023, 00:14 WIB Last Updated 2023-07-03T01:10:22Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Kepala Badan BP2MI Benny Rhamdani Saat Diwawancarai Oleh Awak Media 

JAKARTA, TIMURPOS.COM  - BP2MI kembali melepas pekerja migran Indonesia, Minggu, ( 2 / 07/2023 ) di Aula KH. Abdurrahman Wahid, kantor BP2MI. Meski libur, BP2MI tetap bekerja. Di hadapan 152 yang dilepas dengan program G to G untuk berangkat ke Korea Selatan saya katakan pemerintah tetap fokus penempatan.



"Adapun isu dan framing yang sengaja dihembuskan, bahwa seolah-olah pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang masif dilakukan POLRI, dan didukung penuh BP2MI mengganggu dunia penempatan pekerja migran Indonesia. Saya tegaskan itu tidak benar. Buktinya penempatan tetap jalan," Tutur Kepala BP2MI Benny Rhamdani.



Yang kita berantas, kita perangi adalah calo, para mafia, tekong, atau bandar yang menempatkan anak-anak bangsa secara ilegal untuk bekerja ke Luar Negeri. Satgas TPPO yang dibacking Presiden Jokowi, tidak mungkin menghalangi penempatan. 


LSM atau NGO besar juga mendorong langkah preventif yang kami lakukan. Yang dilakukan BP2MI dalam transformasi besarnya membuahkan progres. BP2MI yang tengah serius membenahi, mengaktifkan, melancarkan tata kelola penempatan tapi disatu sisi dihalangi dengan hadirnya sindikat penempatan ilegal pekerja migran Indonesia.


Tentu arus tersebut tidak bisa didiamkan. Di satu sisi, saya juga menyampaikan tidak boleh ada satu manusia pun merendahkan para pekerja migran Indonesia. Karena kalian adalah penyumbang devisa terbesar kedua di republik Indonesia ini.


Kita telah memasuki era baru dunia penempatan yang transparan. Segala kegiatannya kita ekspose. Artinya, praktek-praktek jahiliyah yang memberi ruang adanya pungli dan merugikan pekerja migran Inodnesia telah dihilangkan. Sekarang tidak ada lagi tipu-tipu, penindasan untuk pekerja migran Indonesia.


Saya berharap kalian tidak bermental inlander sebagai pengemis pekerjaan. Melainkan di Luar Negeri kalian dibutuhkan karena profesional, dan sebagai pekerja handal. Paradigma ini yang harus dibangun. Untuk tahun politik 2024, kalian silahkan memberi edukasi ke publik juga hentikan gagal paham.


Jangan ada oknum yang membesarkan rumor Indonesia dikuasai warga asing. Padahal, warga kita di Luar Negeri, terlebih di darat Cina sangat banyak. Jumlahnya jauh melebihi warga Cina di Indonesia. Jangan terjebak politik polarisasi, ayo terus dukung hal positif yang dilakukan pemerintah saat ini," Tutup Benny Rhamdani.





Editor : Alfrets Maurits

Sumber : Humas BP2MI 

Komentar

Tampilkan

Terkini