Iklan

Follow us

DP3A Mitra Dorong Kesetaraan Gender Laki-Laki dan Perempuan

Timur Pos
Selasa, 01 Agustus 2023, 12:34 WIB Last Updated 2023-08-01T04:34:31Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



Mitra, TIMURPOS.com  – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mengadakan kampanye ‘He For She’ dalam rangka Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Kewenangan Kabupaten, bertempat di gedung serba guna Kelurahan Wawali Pasan, Ratahan, Senin (31/7).


Kepala Dinas P3A Provinsi Sulawesi Utara, Wanda L.C Musu, Sekretaris DP3A Sulut Nelda Lutungan serta Kabid Pengarusutamaan Gender (PUG) Grace Enoch sebagai nara sber falam kegiatan ini. Dan melibatkan Camat Ratahan, Lurah, unsur perangkat kelurahan se-Kecamatan Ratahan, hukum tua, UPTD serta jurnalis.



Kepala DP3A Sulut, Wanda L.C Musu menyampaikan, kampanye ‘He for She’ merupakan bentuk komitmen pemerintah yang memposisikan pria agar lebih peduli terhadap kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan.


“Apresiasi yang tinggi kami berikan kepada kepemimpinan Bupati James Sumendap di Minahasa Tenggara yang memperlihatkan kepedulian terhadap perempuan dengan banyaknya kaum wanita yang menduduki jabatan atau pun sebagai pengambil keputusan dalam menentukan kebijakan-kebijakan strategis dalam pemerintahan,” ungkap Musu.


Sementara itu, Kepala Dinas P3A Mitra, Sherly Rompas memaparkan, pelaksanaan program kampanye ‘He for She’ ini bertujuan guna meningkatkan partisipasi laki-laki dalam isu perempuan dan anak.


“Sangat diharapkan dengan adanya kegiatan ini, akan lebih meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat tentang perlindungan terhadap perempuan dan anak, agar terhindar dari tindak kekerasan. Termasuk juga mendorong terwujudnya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ucap Rompas.


Untuk itu, dengan adanya kampanye ini, diharapkan ada perubahan paradigma atau pola pikir laki-laki sehingga dapat memberikan perlindungan, akses, kesempatan, dan ruang kepada perempuan untuk bersama-sama menjadi subjek dalam program pembangunan. (JW)




Editor:  Alfrets Maurits

Komentar

Tampilkan

Terkini