Iklan

Follow us

Hasil Autopsi Resmi Keluar, Polres Bantaeng Pastikan Aipda Taufik Murni Bunuh Diri

Jumat, 22 Mei 2026, 20:58 WIB Last Updated 2026-05-22T12:58:30Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



BANTAENG, TIMURPOS.COM — Misteri meninggalnya almarhum Aipda Taufik, anggota Sat Intelkam Polres Bantaeng, akhirnya terjawab. 


Polres Bantaeng secara resmi mengumumkan hasil autopsi yang menyatakan bahwa almarhum meninggal dunia karena murni bunuh diri dengan cara gantung diri, tanpa ditemukan adanya unsur kekerasan.


Pengumuman resmi tersebut disampaikan langsung oleh Wakapolres Bantaeng, Andi Ikbal, didampingi sejumlah pejabat utama di ruang vicon Mapolres Bantaeng, Jumat (22/5/2026).


Kesimpulan autopsi itu merujuk pada dokumen resmi dari Biddokkes Polda Sulawesi Selatan Subbid Dokpol Nomor: R/08/IV/SK-B/2026/Forensik dan STT/13/V/2026/Ur Doksik.


Kapolres Bantaeng, Nur Prasetyantoro Wira Utomo, melalui Wakapolres Kompol Andi Ikbal menegaskan bahwa hasil pemeriksaan tim dokter forensik tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh almarhum.


“Berdasarkan hasil autopsi oleh Tim Dokter Forensik Biddokkes Polda Sulsel, dinyatakan bahwa meninggalnya almarhum Taufik tidak terdapat kekerasan apa pun, melainkan meninggal karena gantung diri,” tegas Kompol Andi Ikbal.


Sebelumnya, dokter spesialis forensik Biddokkes Polda Sulsel, Denny Mathius, pada 14 April 2026 telah menjelaskan bahwa proses pemeriksaan laboratorium membutuhkan estimasi waktu sekitar satu bulan guna memperoleh hasil komprehensif.

Kini, hasil laboratorium tersebut telah rampung dan resmi diserahkan kepada Polres Bantaeng untuk diumumkan kepada pihak keluarga.


Dalam penyampaian hasil autopsi itu, keluarga almarhum hadir secara langsung dan mendengarkan penjelasan tim kepolisian. Setelah hasil disampaikan, pihak keluarga tidak melayangkan sanggahan atas kesimpulan tim dokter forensik, yang menandakan penerimaan terhadap hasil pemeriksaan medis tersebut.


Turut hadir dalam kegiatan itu di antaranya Kasat Reskrim Gunawang Amin, Kasat Intelkam Edwar, Kasiwas Irwan Efendy, Kasi Propam Rahmat Kurniansyah, keluarga almarhum, serta personel Satreskrim, Sat Intelkam, dan Sipropam.


Dengan keluarnya hasil autopsi resmi ini, Polres Bantaeng berharap seluruh spekulasi liar yang sempat berkembang di tengah masyarakat terkait penyebab meninggalnya almarhum dapat dihentikan, sekaligus memberikan kepastian hukum atas peristiwa tersebut.


Editor: Jul 

Reporter: Rosma/Tri Indra

Komentar

Tampilkan

Terkini