![]() |
| Bukti Laporan Polisi |
JENEPONTO, TIMURPOS.COM – Kasus dugaan perundungan disertai pengeroyokan terhadap seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial AL (13) di Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, menjadi sorotan publik setelah video kejadian viral di media sosial Instagram.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026). Ibu korban, Hj. Nurhayati, saat ditemui awak media di kediamannya di Desa Bungeng, Sabtu (27/6/2026), mengungkapkan bahwa pihak keluarga pelaku telah mengirim utusan untuk menempuh jalur damai. Namun, keluarga korban menolak upaya tersebut.
"Anak saya menjadi korban pengeroyokan. Kami belum bisa menerima apa yang telah dilakukan para pelaku," ujar Hj. Nurhayati.
![]() |
| Korban bersama Ibu Korban |
Ia menyebut tiga remaja yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut masing-masing berinisial AG, (15), S (15), dan S (16). Seluruhnya diketahui merupakan teman sekelas korban di MTs Islamiyah Bungeng.
Berdasarkan keterangan korban, dugaan pemicu kejadian bermula ketika salah seorang pelaku merasa tersinggung karena tidak dihiraukan oleh korban. Perselisihan itu diduga berlanjut hingga direncanakan saat masa libur sekolah.
Pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WITA, korban yang sedang duduk seorang diri di simpang tiga depan Masjid Raya Bungeng didatangi Tate yang kemudian diduga langsung melakukan penganiayaan.
Korban sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah temannya. Namun sekitar pukul 21.00 WITA, ketiga pelaku dan seorang lainnya berinisial N diduga mencari korban hingga akhirnya menemukannya di lokasi persembunyian.
Setelah ditemukan, korban diduga kembali dianiaya oleh ketiga pelaku, sementara itu, N disebut merekam aksi tersebut menggunakan telepon genggam milik AG. Video rekaman itulah yang kemudian beredar luas di media sosial.
Mengetahui situasi mulai memanas dan keluarga korban mencari para pelaku, Kepala Dusun setempat mengamankan para remaja tersebut ke Mapolsek Batang sebelum selanjutnya diserahkan ke Mapolres Jeneponto untuk proses hukum lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Editor: Bang Jul

