![]() |
| Bupati memberikan arahan strategi terkait percepatan pembangunan dan kerukunan warga |
NIMBOKRANG JAYAPURA TIMURPOS.COM -Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH, MH, memimpin upacara pelantikan empat Kepala Kampung di Distrik NImbokrang untuk masa bakti baru, sekaligus memberikan arahan strategi terkait percepatan pembangunan dan kerukunan warga,
Bupati Jayapura memimpin upacara pelantikan empat Kepala Desa di Kecamatan Nimbokrang untuk masa jabatan baru, sekaligus memberikan arahan strategi terkait pembangunan dan keharmonisan masyarakat.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Jayapura, Yunus Wonda, terhadap Kepala Kampung Benyom Jaya II, Garusa, Guriat, dan Sawe Suma sebagai pejabat pemerintahan tingkat kampung periode 2026–2034
Upacara pelantikan resmi dilaksanakan pada hari ini, Senin, 20 Juli 2026, menandai dimulainya masa jabatan delapan tahun yang berlaku hingga tahun 2034
Kegiatan berlangsung di wilayah Distrik Imbokrang, Kabupaten Jayapura, sebagai pusat administrasi dan pelayanan publik bagi keempat kampung yang dilantik
Pelantikan ini bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat paling bawah, memastikan kepemimpinan yang amanah, serta mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat pedalaman
Bupati menekankan agar para kepala kampung mengutamakan kepentingan rakyat, menjaga perdamaian, dan menjalankan tugas dengan integritas penuh selama masa bakti delapan tahun ke depan
Jabatan masa 2026–2034 akan difokuskan pada pelaksanaan program pembangunan dasar yang nyata, sinergi antarkampung, dan stabilitas sosial sebagai fondasi kemajuan Distrik NImbokrang
PERNYATAAN PENUTUP
Pelantikan empat Kepala Kampung di Distrik Nimbokrang bukan sekadar formalitas administratif, melainkan mandat mutlak dari rakyat yang tidak boleh dikompromikan. Masa bakti 2026–2034 adalah periode krusial di mana para pemimpin kampung wajib membuktikan kinerja nyata melalui percepatan pembangunan dan penjagaan kerukunan, bukan retorika kosong. Pemerintah Kabupaten Jayapura menegaskan bahwa setiap kepala kampung harus bekerja dengan integritas penuh; Kegagalan dalam mengemban amanah ini akan berdampak langsung pada stagnasi pembangunan dan kepercayaan masyarakat di tingkat paling bawah.
Redaksi : Farli Ponomban S.Th
Reporter: Kristopel Tabisu
