• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    IUP Bridges Indonesia-PNG Education: MoU with 5 Vanimo Villages & BIMC Programme Officially Launched at PLBN Skouw

    Jumat, 17 Juli 2026, 10:43 WIB Last Updated 2026-07-17T02:43:11Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    IUP Bridges Indonesia-PNG Education: MoU with 5 Vanimo Villages & BIMC Programme Officially Launched at PLBN Skouw Jayapura 

    SKOUW JAYAPURA, TIMURPOS.COM –
    Batas negara mungkin memisahkan wilayah secara geografis, namun tidak boleh pernah memisahkan akses terhadap pengetahuan, martabat, dan masa depan generasi muda. Semangat inilah yang menjadi fondasi bersejarah bagi International University of Papua (IUP) dalam mempererat hubungan lintas batas melalui pendidikan. Dalam sebuah acara monumental yang berlangsung di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura, IUP secara resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan lima kampung mitra di Pesisir Barat Vanimo, Papua Nugini, sekaligus meluncurkan Program Jembatan Internasional IUP (BIMC). Langkah strategis ini menegaskan bahwa pendidikan adalah bahasa universal yang mampu meruntuhkan sekat-sekat kenegaraan demi kemajuan manusia,
    Jumat ( 17 July 2026 )


    National borders may separate territories geographically, but they must never separate access to knowledge, dignity, and the future of the younger generation. This spirit formed the historic foundation for the International University of Papua (IUP) in strengthening cross-border relations through education. In a monumental event held at the State Border Crossing Post (PLBN) Skouw, Jayapura, IUP officially signed a Memorandum of Agreement (MoU) with five partner villages on the Vanimo West Coast, Papua New Guinea, while simultaneously launching the IUP International Bridging Programme (BIMC). This strategic step affirms that education is a universal language capable of dismantling national barriers for the advancement of humanity.



    Acara ini melibatkan International University of Papua (IUP) sebagai institusi pendidikan utama, bersama para tetua dan pemimpin kampung dari lima wilayah mitra di Vanimo West Coast, Papua Nugini, yaitu: Wutung, Musu, Yako, Waromo, dan Vanimo. Kegiatan ini juga didukung oleh yayasan pendidikan seperti Maga Education Papua Foundation dan PLI


    This event involved the International University of Papua (IUP) as the main educational institution, along with elders and village leaders from five partner regions on the Vanimo West Coast, Papua New Guinea, namely: Wutung, Musu, Yako, Waromo, and Vanimo. The activity was also supported by educational foundations such as the Maga Education Papua Foundation and PLI


    Dua agenda utama dilaksanakan: (1) Penandatanganan MoU antara IUP dan kelima kampung mitra untuk menjamin akses pendidikan yang setara, dan (2) Peresmian Program Jembatan Internasional IUP (BIMC). Program BIMC fokus pada penguatan tiga kompetensi dasar: Bahasa Indonesia, Matematika, dan Komputer (Bahasa Indonesia, Mathematics, & Computer), sebagai bekal siswa untuk bersaing di tingkat universitas maupun dunia kerja


    Two main agendas were executed: (1) The Signing of an MoU between IUP and the five partner villages to guarantee equal access to education, and (2) The Official Opening of the IUP International Bridging Programme (BIMC). The BIMC programme focuses on strengthening three core competencies: Indonesian Language, Mathematics, and Computer, as provisions for students to compete at the university level and in the workforce


    Peristiwa bersejarah ini bertempat di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura, Papua, Indonesia. Pemilihan lokasi di pintu gerbang perbatasan simbolis menyatukan dua negara sahabat, Indonesia dan Papua Nugini, dalam satu visi pendidikan


    This historic event took place at the State Border Crossing Post (PLBN) Skouw, Jayapura, Papua, Indonesia. Choosing a location at the symbolic gateway of the border unites two friendly nations, Indonesia and Papua New Guinea, in a shared vision of education


    Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Juli 2026. Tanggal ini menandai dimulainya era baru kolaborasi pendidikan trans-nasional di wilayah perbatasan utara Papua

    The activity was held on Thursday, 16 July 2026. This date marks the beginning of a new era of trans-national educational collaboration in the northern border region of Papua


    Tujuannya adalah memberikan kesempatan yang sama bagi pemuda di Vanimo (PNG) dan Papua (Indonesia) untuk bersaing, berkarya, dan memimpin. Seperti disampaikan dalam pernyataan resmi: "Pendidikan hanya berhasil ketika masyarakat dan universitas berjalan bersama." Kolaborasi ini menghapus stigma keterisolasian dan membangun keluarga besar lintas negara berbasis ilmu pengetahuan


    The goal is to provide equal opportunities for youth in Vanimo (PNG) and Papua (Indonesia) to compete, create, and lead. As stated in the official release: "Education works only when the community and the university walk together." This collaboration removes the stigma of isolation and builds a large cross-border family based on science and knowledge.


    Melalui program BIMC, siswa akan dibekali keterampilan fundamental (Bahasa, Matematika, Komputer) untuk menjembatani kesenjangan akademik sebelum masuk perguruan tinggi. MoU yang ditandatangani menjadi payung hukum dan moral bagi IUP untuk melayani masyarakat Vanimo selayaknya keluarga sendiri, memastikan transfer pengetahuan berjalan lancar dan berkelanjutan


    Through the BIMC programme, students will be equipped with fundamental skills (Language, Mathematics, Computer) to bridge academic gaps before entering higher education. The signed MoU serves as a legal and moral umbrella for IUP to serve the Vanimo community as its own family, ensuring smooth and sustainable knowledge transfer


    Closing Statement 

    Terima kasih kepada para tetua dan pemimpin kampung di Pesisir Barat Vanimo—Wutung, Musu, Yako, Waromo, dan Vanimo. Bagi kami, Anda bukan orang asing yang jauh, melainkan keluarga. Kepercayaan yang Anda berikan adalah amanah suci. Mari kita buktikan bahwa batas negara hanyalah garis di peta, sedangkan masa depan anak-anak kita adalah satu harapan yang tak terpisahkan. Pendidikan adalah jembatan abadi yang akan membawa kita melampaui sekat-sekat geografis menuju peradaban yang lebih bermartabat.


    Thank you to the elders and village leaders of the Vanimo West Coast—Wutung, Musu, Yako, Waromo, and Vanimo. To us, you are not distant strangers, but family. The trust you have given is a sacred mandate. Let us prove that national borders are merely lines on a map, while the future of our children is one indivisible hope. Education is the eternal bridge that will carry us beyond geographical barriers toward a more dignified civilization.




    Editor    : Farli Ponomban S.Th

    Sumber : IUP Bridges Indonesia-PNG Education
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini