SARMI PAPUA TIMURPOS.COM – Kolaborasi strategi antara unsur sipil dan pemerintah kembali membuktikan komitmennya dalam menangani krisis kemanusiaan di Tanah Papua. Sebanyak tiga ton beras bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia berhasil disalurkan kepada masyarakat terdampak konflik di wilayah Lanny Jaya dan Kurima–Wouma pada Rabu (15/7/2026). Penyaluran ini melibatkan Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dan Perum Bulog Cabang Wamena, Kamis (16 Juli 2026).
Bantuan tersebut dikhususkan khusus bagi dua kelompok masyarakat di Kampung Gunambur (Distrik Sinakma) dan Kampung Wakuno (Distrik Wouma) yang selama ini menanggung beban berat akibat isolasi akses pangan pasca-konflik berkepanjangan
Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat
Dalam acara serah terima simbolis di Kantor YKKMP, Wamena Kota, para pihak terkait menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar prosedur administratif, melainkan wujud nyata kehadiran negara.
Perwakilan dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan Tekanan pentingnya respon cepat terhadap krisis kemanusiaan
“Kami memastikan bahwa tidak ada warga Papua Pegunungan yang dibiarkan berjuang sendirian. Bantuan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah provinsi terus berupaya memperjuangkan dan menanggapi kebutuhan-kebutuhan mendesak di daerah-daerah yang terdampak konflik,” ujarnya.
Sementara itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang solid dengan unsur sipil seperti YKKMP
“Kolaborasi dengan YKKMP dan Bulog sangat membantu kami menjangkau titik-titik yang sulit diakses. Ini adalah contoh bagus bagaimana pemerintah daerah dan organisasi masyarakat bisa bergandengan tangan untuk melayani rakyat hingga ke akar rumput,” tegas perwakilan Pemkab Jayawijaya
Dari sisi logistik, Perum Bulog Cabang Wamena menjamin kualitas dan kuantitas bantuan yang diserahkan
“Sebagai BUMN pangan, tugas kami adalah memastikan stok beras yang disalurkan dalam kondisi prima dan tepat jumlah. Kami bangga dapat menjadi bagian dari rantai distribusi bantuan ini bersama YKKMP dan pemerintah daerah,” kata perwakilan Bulog Wamena saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Direktur Eksekutif YKKMP, Theo Hesegem
Mekanisme Transparan dan Tepat Sasaran
Sebelum disalurkan, proses ini telah melalui tahapan ketat berupa koordinasi lintas lembaga, verifikasi administrasi, serta pengawasan lapangan yang dimulai sejak awal Juli 2026. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar tepat sasaran.
Usai serah terima simbolis, tim penyalur bergerak menuju dua titik pendistribusian utama. Masing-masing kelompok masyarakat di Lanny Jaya dan Kurima–Wouma menerima jatah 1,5 ton beras secara utuh tanpa pengurangan. Pengawasan ketat diterapkan selama distribusi untuk menjamin transparansi dan keamanan di tengah situasi yang masih dinamis
Sinergi antara YKKMP, Pemprov Papua Pegunungan, Pemkab Jayawijaya, dan Bulog ini menjadi model yang efektif dalam penanganan krisis, memastikan bahwa bantuan negara tidak hanya sampai di pusat kota, tetapi juga menyentuh mereka yang paling membutuhkan di pelosok wilayah konflik.
Editor : Farli Ponomban S.Th
Reporter: YT. Soemardi
