• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    Akibat terjadinya musibah acara makan sumbang di pulau masi-masi di undur

    Jumat, 10 Juli 2026, 23:18 WIB Last Updated 2026-07-10T15:41:33Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Tampak ketua pemuda kampung artibe tengah menyampaikan permohonan maaf, serta foto² tempat penampungan lobster yang rusak di terpa angin dan ombak.

    SARMI PAPUA TIMURPOS.COM -
    Permohonan Maaf Ditujukan Kepada Seluruh Masyarakat Kampung Artibe, Kepala Kampung Artibe, Ketua Dewan Kabupaten Sarmi ( Muhamat Asari Tiris S.A.P ) dan Kepada Anggota DPR Otsus ( Onesias Filep Tiris ) Juga kepada Pejabat² Kabupaten Serta Pejabat² Provinsi, Atas Tertundanya Acara Makan Sumbang di pulau Masi-Masi kampung artibe Akibat Kendala Yang Menimpa Jumat ( 10/07/2026 ).

     


    Apa yang terjadi adalah tertundanya pelaksanaan acara makan sumbang berbahan utama udang lobster beserta beberapa makanan lokal yang telah direncanakan, disertai penyampaian permohonan maaf secara resmi dan harapan dukungan untuk pengembangan usaha ke depan

     

    Hal ini disampaikan oleh Lukas Waum selaku Ketua Pemuda Kampung Artibe atas nama seluruh warga dan pemuda setempat. Permohonan maaf ditujukan kepada seluruh masyarakat Kampung Artibe, Kepala Kampung, Ketua DPR Kabupaten Sarmi ( Muhamat Asari Tiris S.A.P )serta Anggota DPR Otonomi Khusus ( Onesias Filep Tiris )

     


    Kejadian berlangsung di wilayah perairan Pantai Pulau masi-masi lingkungan Kampung Artibe, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua.

     

    Peristiwa kerusakan terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.00 waktu setempat, sedangkan acara yang direncanakan jatuh pada tanggal 15 Juli 2026. Kegiatan akan dilanjutkan kembali setelah kondisi alam memungkinkan serta semua Persiapan Sudah dipastikan matang

     

    Penundaan ini terjadi karena keramba/kurungan tempat pemeliharaan udang lobster yang telah disiapkan mengalami kerusakan parah akibat terpaan angin kencang dan ombak besar. Kondisi laut yang kerap berubah-ubah menjadi alasan mengapa warga menginginkan sistem budi daya yang lebih aman di daratan

     

    ( Ketua pemuda kampung artibe ) menyampaikan permohonan maaf dengan rendah hati. Meskipun menghadapi kendala, semangat tetap terjaga; kami secara pribadi dan seluruh pemuda kampung artibe akan menunggu air tenang, kemudian mengumpulkan kembali udang lobster. Ketua pemuda kampung artibe juga memohon bantuan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya kepada pemerintah daerah, juga Mereka berharap bahwa Pemerintah daerah dapat membangun bak ( Tambak ) pemeliharaan Lobster di darat yang lebih aman dan terjamin

     

    Dalam pernyataannya, Lukas Waum Selaku Ketua pemuda kampung artibe menyampaikan:

     

    “Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung Secara Khusus Kepada Ketua Dewan Kabupaten Sarmi ( Muhamat Asari Tiris S.A. P ) Juga kepada Anggota DPR Otonomi Khusus (  Onesias Filep Tiris ) kami menyadari bahwa Kejadian ini menjadi pelajaran berharga, namun kami tidak akan menyerah. Kami juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan selama ini. Semoga dukungan yang kami harapkan dapat segera terwujud, agar ke depannya usaha kami lebih aman dan dapat meningkatkan kesejahteraan bersama. Jangan pernah menyerah, ingatlah negeri ini adalah milik kita ucap ketua pemuda kampung artibe ( Lukas Waum ) .”

     

    Setiap langkah usaha tidak lepas dari tantangan alam yang tak terduga. Sikap tanggung jawab dan semangat pantang menyerah menjadi modal berharga. Semoga aspirasi ini didengar dan ditindaklanjuti, sehingga rencana kegiatan dapat terlaksana kembali dan membawa manfaat bagi seluruh warga Kampung Artibe.

     

    Editor: Farli Ponomban S.Th

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini