• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    Brigjen TNI Jamaluddin Apresiasi Kampung Pancasila Bonto Salluang, Setujui Penambahan Pembangunan Jembatan Garuda di Bantaeng

    Jumat, 04 September 2026, 15:38 WIB Last Updated 2026-09-04T07:44:33Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    BANTAENG, TIMURPOS.COM – Brigjen TNI Jamaluddin, menegaskan bahwa program Kampung Pancasila merupakan wadah konkret untuk menanamkan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat.


    Hal tersebut disampaikannya saat melakukan penilaian langsung Kampung Pancasila di Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.


    Menurut Brigjen Jamaluddin, keberadaan Kampung Pancasila menjadi penting di tengah perkembangan zaman, khususnya dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila agar tetap tertanam di kalangan masyarakat dan generasi muda.


    “Kampung Pancasila ini tentunya ada beberapa hal yang melatarbelakangi. Yang pertama adalah bagaimana kita menegakkan nilai Pancasila sebagai pedoman rakyat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara,” jelasnya.


    Ia menjelaskan, Kampung Pancasila diharapkan mampu menjadi contoh nyata kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis, meskipun terdapat perbedaan agama, latar belakang maupun profesi.


    Selain itu, Kampung Pancasila menjadi sarana pembelajaran untuk menumbuhkan kerukunan, memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta meningkatkan penghormatan terhadap sejarah lahirnya Pancasila sebagai dasar negara.


    Brigjen Jamaluddin menilai perkembangan teknologi dan media sosial turut menjadi tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai tersebut.


    “Pelaksanaan Pancasila ini sudah mulai tergerus oleh perkembangan zaman. Generasi muda kita lebih banyak bergaul dengan media sosial dan alat komunikasi seperti handphone. Karena itu perlu kita galakkan kembali, mengenalkan dan menumbuhkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila,” ujarnya.


    Brigjen Jamaluddin mengungkapkan, penilaian Kampung Pancasila tahun 2026 diikuti 63 Kampung Pancasila terbaik dari seluruh Indonesia yang menjadi perwakilan masing-masing Kodam.


    Penilaian dilakukan melalui dua tahapan, yakni penilaian secara daring berdasarkan zona dan kategori, kemudian dilanjutkan dengan penilaian secara langsung atau offline untuk menentukan juara tingkat nasional.


    Sejumlah kategori menjadi aspek penilaian, di antaranya ketahanan pangan, pembinaan UMKM, pembinaan generasi muda, pembinaan karang taruna, serta tantangan media sosial.


    “Untuk pelaksanaan ini nanti ada beberapa kategori. Mudah-mudahan Kampung Pancasila di Bonto Salluang bisa mendapatkan minimal satu kategori. Kalau bisa juara umum, tentunya akan sangat membahagiakan,” harapnya.


    Ia berharap keberadaan Kampung Pancasila Bonto Salluang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat setempat, tetapi juga mampu menginspirasi desa-desa lain.


    “Diharapkan bukan hanya desa yang disiapkan sebagai Kampung Pancasila saja yang menerapkan nilai-nilai tersebut, tetapi seluruh desa bisa melaksanakan hal-hal positif yang sudah dilakukan di Kampung Pancasila,” katanya.


    Sementara itu, Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis menyampaikan bahwa Desa Bonto Salluang memiliki berbagai potensi yang dapat mendukung penerapan nilai-nilai Pancasila sekaligus pembangunan desa.


    Masyarakat Bonto Salluang memiliki mata pencaharian yang beragam, mulai dari sektor pertanian, swasta, perdagangan, aparatur sipil negara (ASN), hingga TNI dan Polri.


    Dari sisi infrastruktur, sejumlah pembangunan dan rehabilitasi jembatan juga telah dilakukan di wilayah tersebut.


    Tercatat terdapat tiga jembatan yang telah direhabilitasi dan masuk dalam data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain itu, terdapat pembangunan jembatan beton yang telah dilaporkan secara keseluruhan.


    Hingga saat ini, tercatat lima jembatan telah terbangun, terdiri atas dua jembatan gantung dan tiga jembatan beton yang seluruhnya telah rampung 100 persen.


    Brigjen Jamaluddin Dukung Pembangunan Jembatan Garuda. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Jamaluddin juga menyetujui penambahan pembangunan Jembatan Garuda di sejumlah titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Bantaeng.


    Dukungan tersebut telah disertai dengan anggaran yang akan disiapkan dari pusat untuk mendukung pembangunan jembatan yang dimaksud. Untuk itu Brigjen Jamaluddin meminta kepada Dandim 1410 Bantaeng agar segera melaporkan titik-titik lokasi Jembatan Garuda yang akan dibangun. 


    Rencana penambahan pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat semakin memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas masyarakat, khususnya dalam menunjang akses ekonomi, pertanian dan pelayanan masyarakat.


    Peresmian dan penilaian Kampung Pancasila di Desa Bonto Salluang pun menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa dan masyarakat.


    Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kehidupan sosial yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng.


    Usai melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai aspek Kampung Pancasila, Brigjen TNI Jamaluddin menilai pelaksanaan program di Desa Bonto Salluang telah berjalan cukup baik.


    Ia berharap berbagai nilai positif yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.


    “Kami juga berharap kepada Bapak Dandim agar bisa merangkul desa-desa yang lain dan menjadikan Desa Bonto Salluang sebagai contoh,” pungkasnya.



    Editor: Bang Jul

    Reporter: Rosmawati/Andi Sulkifli

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini