BANTAENG, TIMURPOS.COM – Kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap dunia pendidikan kembali diwujudkan jajaran Kodim 1410/Bantaeng. Kali ini, personel TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong merehabilitasi Sekolah Jauh SD 13 Libboa di Dusun Libboa, Desa Pabumbungan, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Babinsa Desa Pabumbungan, Sertu Basuki Rachmat, bersama personel Babinsa Koramil 1410-02/Eremerasa dan masyarakat setempat.
Dengan semangat kebersamaan, TNI dan warga bahu-membahu memperbaiki sejumlah bagian bangunan sekolah yang kondisinya membutuhkan pembenahan. Gotong royong tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah pelosok.
Sekolah Jauh SD 13 Libboa merupakan salah satu sarana pendidikan yang berada di wilayah terpencil. Meski memiliki keterbatasan fasilitas dan kondisi bangunan yang memprihatinkan, para guru dan siswa tetap bersemangat menjalankan proses belajar mengajar.
Melihat kondisi tersebut, Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. M. Husni Hidayat Muchlis, S.E., memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah dan mendorong dilakukannya rehabilitasi agar anak-anak di Dusun Libboa dapat memperoleh lingkungan belajar yang lebih aman dan layak.
Rehabilitasi sekolah ini dilakukan melalui sinergi antara Kodim 1410/Bantaeng, Pemerintah Desa Pabumbungan dan masyarakat sekitar. Seluruh pihak terlibat langsung dalam proses pengerjaan, mulai dari memperbaiki bagian bangunan hingga melakukan pembenahan terhadap fasilitas sekolah yang membutuhkan perhatian.
Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. M. Husni Hidayat Muchlis, S.E., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan di wilayah pelosok.
“Kami ingin anak-anak di Dusun Libboa juga mendapatkan tempat belajar yang aman, nyaman dan layak. Sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat membangun harapan dan masa depan anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan besar dalam membangun negeri.
“Dengan bergotong royong, pekerjaan yang berat dapat dilakukan bersama demi kepentingan generasi penerus,” tambahnya.
Rehabilitasi Sekolah Jauh SD 13 Libboa diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
“Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan rasa aman, nyaman dan bangga. Mereka berhak memiliki ruang belajar yang layak, meskipun sekolah mereka berada jauh di pelosok,” tegasnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat”, Kodim 1410/Bantaeng terus berupaya hadir, membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah binaannya.
Dengan adanya rehabilitasi ini, Sekolah Jauh SD 13 Libboa diharapkan dapat menjadi tempat belajar yang lebih baik serta menumbuhkan optimisme bagi anak-anak Dusun Libboa untuk terus mengejar cita-cita dan meraih masa depan yang lebih cerah.(**)
Editor: Bang Jul
