• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    Kapolres Bantaeng Hadiri MoU BPVP-Disnakerin, Generasi Muda Dibekali Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Hukum

    Selasa, 08 September 2026, 10:44 WIB Last Updated 2026-09-08T02:44:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    BANTAENG, TIMURPOS.COM – Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., menghadiri kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Bantaeng.


    Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna BPVP Bantaeng, Senin (7/9/2026).


    Selain menghadiri penandatanganan kerja sama, kegiatan tersebut juga menjadi momentum perkenalan diri AKBP Andi Mayasari Patongai sebagai Kapolres Bantaeng yang baru. Dalam kesempatan itu, ia turut memberikan materi Wawasan Kebangsaan kepada para peserta pelatihan.


    Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya memelihara kesadaran berbangsa dan bernegara, menumbuhkan semangat cinta tanah air, serta meningkatkan kepatuhan terhadap hukum di kalangan generasi muda.


    Plt. Kasi Humas Polres Bantaeng AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., mengatakan kehadiran Kapolres Bantaeng dalam kegiatan tersebut tidak hanya untuk memberikan materi wawasan kebangsaan, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan perkenalan diri kepada masyarakat serta para peserta pelatihan.


    “Materi wawasan kebangsaan yang dibawakan Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., bertujuan membekali peserta pelatihan agar memiliki pemahaman yang kuat tentang kebangsaan, sehingga dapat menumbuhkan semangat cinta tanah air dan nasionalisme, serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman,” ujar AKP Andi Aldiansyah.


    Ia menambahkan, generasi muda perlu dibentengi dengan pemahaman yang benar mengenai Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham radikal maupun intoleran.


    Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan merupakan salah satu upaya penting dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.


    Polres Bantaeng juga mengingatkan para peserta akan pentingnya mewaspadai berbagai pengaruh negatif di era digital, seperti radikalisme, penyebaran berita bohong atau hoaks, serta penyalahgunaan narkoba.


    “Berbagai pengaruh negatif tersebut dapat merusak persatuan dan meruntuhkan masa depan generasi muda. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk memperkuat karakter, meningkatkan kepatuhan hukum, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ungkapnya.


    Kegiatan penandatanganan MoU antara BPVP Bantaeng dan Disnakerin Kabupaten Bantaeng tersebut turut dihadiri Kepala BPVP Bantaeng Dr. Arsyad, S.Spdi., M.Ah., Kadisnakerin Kabupaten Bantaeng Irfan Fajar, S.Sos., Kadis Pertanian Mahyuddin, S.STP., M.M., Kalapas Bantaeng Ambo Asse, S.Pd., M.H., Kasat Binmas Polres Bantaeng AKP Agus Salim, S.Sos., Kapolsek Pajukukang AKP Paulus, S.E., serta perwakilan Bank BRI, BNI, Mandiri dan BSI.




    Editor: Bang Jul

    Reporter: Rosmawati/Andi Sulkifli

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini