BANTAENG, TIMURPOS.COM -- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan informasi terkait kendala yang terjadi di area SPBU 74.924.04 Lambocca, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Rabu (10/6) sekitar pukul 09.36 WITA.
Insiden tersebut melibatkan satu unit kendaraan sedan yang baru melakukan pengisian BBM Subsidi berjenis Pertalite. Setelah proses pengisian selesai, kendaraan kemudian bergerak menuju area keluar SPBU. Saat berada di depan kantor SPBU, api muncul dari kendaraan. Pengemudi segera keluar dari kendaraan dan petugas SPBU yang berada di lokasi secara sigap melakukan penanganan dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih dua menit dengan respons cepat petugas SPBU bersama bantuan masyarakat sekitar. Tidak terdapat gangguan terhadap fasilitas SPBU maupun sarana pelayanan BBM, dan kegiatan operasional SPBU tetap berjalan normal.
Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat dugaan bahwa kejadian dipicu oleh faktor kelistrikan kendaraan. Sales Branch Manager II Fuel Sulselbar, Ridho Hasbullah, menyampaikan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayanan di SPBU.
“Kami mengapresiasi petugas SPBU yang telah melakukan respons cepat sesuai dengan prosedur keadaan darurat dengan melakukan pemadaman menggunakan APAR yang tersedia. Kami juga memastikan bahwa kondisi SPBU tetap aman dan operasional dapat berjalan seperti biasa. Kami terus mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan saat melakukan pengisian BBM,” ujar Ridho.
Area Manager Communication, Relations & CSR Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan pula apresiasi atas kesigapan petugas SPBU dalam melakukan penanganan awal sehingga api dapat segera dipadamkan.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan dalam setiap layanan energi kepada masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membawa BBM dalam wadah yang tidak sesuai ketentuan, serta selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan aman sebelum melakukan pengisian BBM,” jelas Lilik.
Sebagai tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan koordinasi dengan pihak SPBU untuk memastikan kesiapan aspek keselamatan, melakukan penggantian APAR yang telah digunakan, serta memastikan seluruh prosedur tanggap darurat tetap dijalankan secara berkala melalui simulasi keadaan darurat.
Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan BBM sesuai peruntukan dan mengikuti ketentuan keselamatan saat berada di area SPBU. Apabila masyarakat menemukan kendala layanan atau indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi, dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Call Center 135.
Editor: Jul Tanggo/Redaksi