BANTAENG, TIMURPOS.COM -- Warga Kabupaten Bantaeng digegerkan dengan insiden kebakaran satu unit mobil sedan berwarna merah di area SPBU Lambocca, Kecamatan Bantaeng, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Berdasarkan informasi yang dihimpun timurpos.com, kendaraan yang terbakar tersebut diduga baru saja melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU tersebut.
Sejumlah sumber di lokasi menyebutkan, mobil tersebut diduga milik seorang pria berinisial T yang disebut-sebut kerap melakukan aktivitas pengisian BBM bersubsidi di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Bantaeng. Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
"Setelah selesai mengisi Pertalite, mobil itu bergerak maju sekitar tujuh meter dari dispenser menuju arah keluar SPBU. Tiba-tiba muncul api dan kendaraan langsung terbakar," ungkap salah seorang sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Sumber tersebut juga mengaku melihat sejumlah jeriken berada di dalam kendaraan saat peristiwa terjadi. Dugaan mengenai isi jeriken tersebut hingga kini belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil penyelidikan pihak terkait.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna SPBU yang berada di lokasi. Beruntung, api berhasil ditangani sehingga tidak merembet ke fasilitas SPBU maupun kendaraan lain yang sedang melakukan pengisian bahan bakar.
Sementara itu, penanggung jawab SPBU Lambocca, Zulkifli, saat dikonfirmasi terkait penyebab kebakaran dan prosedur pengawasan di area SPBU, belum memberikan keterangan.
Insiden ini memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat mengenai penyebab kebakaran serta dugaan aktivitas pengangkutan BBM bersubsidi menggunakan kendaraan pribadi.
Warga berharap pihak Pertamina bersama aparat penegak hukum, termasuk Polres Bantaeng dan Polda Sulawesi Selatan, dapat melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kebakaran sekaligus memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil penyelidikan maupun adanya unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut.
Redaksi