BANTAENG, TIMURPOS.COM – Direktur Utama Perseroda Kabupaten Bantaeng, Muh. Iqbal Noor, akhirnya angkat bicara setelah dua hari menjadi sorotan publik menyusul berbagai pemberitaan mengenai dinamika internal perusahaan daerah tersebut.
Melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Minggu (5/7/2026) malam, Iqbal menjelaskan bahwa dirinya saat ini sedang berada di Jakarta untuk mengikuti agenda pertemuan dengan calon mitra kerja sama Perseroda.
"Sorry bro.. 2 hari sy full presentasi dengan calon mitra kerjasama perseroda di Jkt," tulisnya. Ia mengatakan baru akan kembali ke Makassar pada 7 Juli 2026. "Sy baru ke Mks tgl 7," lanjutnya.
Selama dirinya berada di luar daerah, Iqbal meminta agar seluruh komunikasi terkait Perseroda untuk sementara diarahkan melalui bagian humas. "Utk saat ini komunikasi terkait perseroda ke humas kami dulu yah," ujarnya.
Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap Perseroda, Iqbal mengungkapkan bahwa pihaknya telah merencanakan forum dialog bersama berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut akan melibatkan organisasi kepemudaan (OKP), LSM, serta insan pers dalam suasana diskusi santai guna menerima masukan sekaligus membahas peluang kolaborasi bisnis.
"Kami memang sudah berencana mengundang teman-teman OKP, LSM, jurnalis utk ngopi bareng Perseroda, diskusi santai meminta saran, masukan serta persiapan kolaborasi bisnis bersama. Sementara diatur waktunya," katanya.
Menurut Iqbal, forum tersebut diperkirakan akan digelar setelah dirinya kembali ke Sulawesi Selatan, kemungkinan pada pekan ini.
"Setelah tgl 8 lah, pokoknya minggu ini," ujarnya.
Ia bahkan mengusulkan pelaksanaan pada Jumat sore agar waktu diskusi dapat berlangsung lebih panjang.
"Bagusnya Jumat sore kayaknya yah, biar bisa diskusi lama toh," tambahnya.
Saat dimintai tanggapan mengenai berbagai isu yang berkembang, Iqbal memilih tidak memberikan penjelasan secara terpisah melalui media. Ia lebih menginginkan seluruh persoalan dibahas secara terbuka dalam forum dialog yang tengah dipersiapkan.
"Spertinya tidak perlu sy tanggapi bro, lebih baik kita diskusi baik-baik saja," tuturnya.
Sebelumnya, Perseroda Kabupaten Bantaeng menjadi perhatian publik setelah muncul sejumlah pemberitaan yang menyoroti kondisi internal perusahaan daerah tersebut. Isu tersebut memicu beragam tanggapan dari sejumlah elemen masyarakat yang meminta adanya keterbukaan informasi.
Editor: Rosmawati
Reporter: Jul
