• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Sipil Korban Penembakan OPM di Yahukimo: Medan Ekstrem, Kontak Tembak Tak Terhindarkan

    Jumat, 24 Juli 2026, 16:46 WIB Last Updated 2026-07-24T08:46:34Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Koops TNI Habema mengevakuasi 2 Jenazah suami-istri yang menjadi korban penembakan OPM di Yahukimo (Foto: Humas Satgas TNI Habema

    TIMIKA, PAPUA PEGUNUNGAN TIMURPOS.COM –
    Kemanusiaan kembali menjadi prioritas utama Koops TNI Habema di tengah situasi keamanan yang memanas di Papua Pegunungan. Pada Kamis (23/7/2026), Panglima Koops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga mengonfirmasi keberhasilan evakuasi dua jenazah warga sipil korban penembakan kelompok separatis bersenjata OPM di Distrik Seradala, Yahukimo. Insiden yang terjadi pada Senin (20/7/2026) ini menewaskan pasangan suami istri Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme, serta seorang perempuan Suku Unaukam yang belum teridentifikasi. Proses evakuasi yang menempuh jarak 65 kilometer dengan medan ekstrem tidak berjalan mulus; tim terpaksa terlibat kontak tembak saat menemukan jejak darah menuju lokasi kejadian. Keberanian pasukan berhasil melumpuhkan ancaman dan menyelamatkan jenazah dari perlakuan tidak manusiawi, sekaligus membantah tuduhan palsu bahwa korban adalah agen TNI. Di saat akses Bandara Balinggama masih tertutup, kehadiran TNI bukan hanya sebagai kekuatan tempur, tetapi sebagai pelindung hak asasi manusia dan pemulihan kepercayaan masyarakat yang lumpuh akibat gangguan keamanan, Jumat ( 24 July 2026 ).


    Evakuasi Dua Jenazah Sipil, Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi jenazah Yentinus Kogoya dan istrinya Pam Wendakme setelah menerima laporan penembakan oleh OPM di Distrik Seradala pada 20 Juli 2026


    Satu Korban Masih Dicari, Proses pencarian dan evakuasi terhadap korban ketiga, yaitu seorang perempuan Suku Unaukam yang identitasnya belum diketahui, masih terus dilakukan oleh personel TNI di lapangan


    Kontak Tembak Saat Evakuasi, Tim evakuasi menemukan jejak darah sebelum akhirnya terlibat kontak tembak dengan kelompok OPM yang diduga menunggu kedatangan pasukan sekitar pukul 11.40 WIT


    Keberhasilan Melumpuhkan Ancaman, Berkat keberanian, kecepatan reaksi, dan penindakan terukur, pasukan TNI berhasil melumpuhkan kelompok OPM dan mengamankan area sehingga evakuasi jenazah dapat dilanjutkan pukul 11.50 WIT


    Kondisi Jenazah Sangat Memrihatinkan, Mayjen TNI Yudha Airlangga mengungkapkan bahwa kedua jenazah ditemukan dalam kondisi telanjang dan tidak layak, tindakan biadab yang secara keras dikutuk bersama Bupati Yahukimo


    Bantahan Tuduhan Agen TNI, Panglima menegaskan bahwa klaim OPM yang menyebut ketiga korban sebagai agen TNI adalah informasi palsu; fokus TNI semata-mata pada keselamatan dan kemanusiaan tanpa memandang latar belakang korban


    Pemulihan Kepercayaan & Akses Balinggama, Personel disiagakan di Landasan Perintis Balinggama yang masih tertutup pasca insiden pilot AS, guna mengamankan wilayah dan mendukung pemulihan aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kesehatan masyarakat


    Closing Statement 

    Operasi evakuasi di Distrik Seradala adalah bukti nyata bahwa di balik seragam tempur, hati prajurit TNI tetap berdetak untuk melindungi nyawa rakyat yang tak berdosa. Ketika kelompok bersenjata melakukan tindakan biadab terhadap warga sipil, Koops TNI Habema hadir bukan untuk memperuncing konflik, melainkan untuk mengembalikan martabat manusia yang diinjak-injak. Kami menyerukan kepada semua pihak: hentikan kekerasan terhadap masyarakat adat Papua. Keamanan bukan milik satu kelompok, melainkan hak setiap anak bangsa yang harus dijaga bersama. Kepada keluarga korban, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya; negara tidak akan pernah meninggalkan Anda. Koops TNI Habema berkomitmen penuh melanjutkan misi kemanusiaan ini hingga Papua benar-benar damai, aman, dan sejahtera. Karena bagi kami, setiap nyawa berharga, dan setiap jengkal tanah Papua adalah rumah yang harus dilindungi dengan kehormatan.



    Editor    : Farli Ponomban S.Th

    Sumber : Humas Satgas TNI Habema

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini