• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    Tak Gentar Bersaing di IGA 2026, SMPN 2 Eremerasa Unjuk Inovasi "OLAH MINDSET", Sulap Limbah Jadi Media Pembelajaran Kreatif

    Kamis, 06 Agustus 2026, 09:50 WIB Last Updated 2026-08-06T01:50:34Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    BANTAENG, TIMURPOS.COM – Berada di kawasan dataran tinggi tidak menjadi penghalang bagi SMP Negeri 2 Eremerasa Satap, Kabupaten Bantaeng, untuk terus melahirkan inovasi di dunia pendidikan. 


    Sekolah yang berada di wilayah pegunungan ini membuktikan diri mampu bersaing dalam ajang bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2026 Regional IV Sulawesi melalui inovasi bertajuk "OLAH MINDSET" (Olahraga, Miniatur, dan Limbah dalam Skala Matematika).


    Inovasi tersebut menghadirkan metode pembelajaran yang memadukan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan kompetensi akademik. 


    Barang-barang bekas yang sebelumnya tidak bernilai disulap menjadi media pembelajaran interaktif berupa miniatur lapangan sepak bola dengan ukuran presisi berdasarkan konsep skala dalam Matematika.


    Gagasan ini lahir dari hasil asesmen diagnostik terhadap karakteristik peserta didik. Tim pendidik menemukan bahwa mayoritas siswa memiliki minat tinggi pada aktivitas olahraga, namun masih mengalami kesulitan memahami teori teknis, seperti ukuran standar lapangan. 


    Di sisi lain, materi Matematika mengenai skala dan perbandingan juga menjadi salah satu tantangan dalam proses belajar.

    Berangkat dari kondisi tersebut, SMPN 2 Eremerasa mengembangkan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang mengintegrasikan tiga mata pelajaran, yakni Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Matematika, serta Prakarya.


    Melalui proyek tersebut, siswa diajak mengumpulkan limbah di lingkungan sekitar sekolah untuk kemudian diolah menjadi miniatur lapangan sepak bola sesuai standar nasional maupun internasional dengan menggunakan perhitungan skala Matematika. Proses ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep akademik, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.


    Keberhasilan inovasi "OLAH MINDSET" merupakan hasil sinergi tim pendidik SMPN 2 Eremerasa yang terdiri atas Ummiati, S.Pd., M.M. selaku Kepala Sekolah sekaligus penanggung jawab program, Muh. Syukur, S.Pd. sebagai Koordinator Integrasi Kurikulum, Kiki Puspita Sari, S.Pd., Gr. sebagai inovator lapangan dan Guru PJOK, Ernawati, S.Pd. sebagai konseptor penghitungan skala Matematika, serta Riska, S.Pd., Gr. yang membimbing pengolahan limbah dan kreativitas pembuatan miniatur.


    Kepala SMPN 2 Eremerasa, Ummiati, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa inovasi ini telah memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, siswa menjadi lebih antusias karena belajar melalui praktik nyata.


    "Melalui OLAH MINDSET, murid tidak hanya belajar teori di atas kertas. Mereka mempraktikkan langsung bagaimana konsep Matematika seperti skala bekerja di dunia nyata, sembari mengasah kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan limbah dan menguatkan pemahaman teknis olahraga," ujarnya.


    Selain menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan, inovasi ini juga mendukung penguatan delapan Dimensi Profil Lulusan, seperti kemampuan bernalar kritis, kreativitas, gotong royong, dan penyelesaian masalah secara kolaboratif.


    Dengan semangat pantang menyerah dari lereng pegunungan Bantaeng, SMPN 2 Eremerasa optimistis mampu membawa nama daerah meraih prestasi terbaik pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 Regional IV Sulawesi, sekaligus menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan.


    Editor: Bang Jul

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini