Iklan

Follow us

Bupati Bantaeng Turun Langsung Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda, Harapan Baru Warga Karatuang-Malilingi

Senin, 25 Mei 2026, 11:55 WIB Last Updated 2026-05-25T04:03:55Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Bupati Bantaeng M.Fathul Fauzi Nurdin Bersama Dandim 1410 Bantaeng M. Husni Hidayat Muchlis Saat Meninjau Pembangun Jembatan Garuda di Sungai anayar Kelurahan Malilingi - Karatuang.


BANTAENG, TIMURPOS.COM — Harapan panjang masyarakat Kelurahan Karatuang dan Kelurahan Malilingi akhirnya mulai terjawab. Setelah puluhan tahun terisolasi tanpa akses penghubung yang layak, pembangunan Jembatan Garuda kini menjadi titik terang bagi warga.


Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzi Nurdin yang akrab disapa Uji Nurdin, bersama Dandim 1410 Bantaeng, Muhammad Husni Hidayat Muchlis, turun langsung meninjau progres pembangunan jembatan yang membentang di Sungai Kelurahan Malilingi, Senin (25/5/2026).


Peninjauan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah bersama jajaran TNI dalam memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target. Jembatan yang diprakarsai Kodim 1410 Bantaeng ini merupakan bagian dari program nasional yang sejalan dengan visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto.


Bupati Uji Nurdin menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah nyata Kodim 1410 Bantaeng dalam menghadirkan solusi atas persoalan klasik yang telah menghantui warga selama kurang lebih 70 tahun.


“Pembangunan ini sangat berarti bagi masyarakat. Selama puluhan tahun warga Karatuang kesulitan beraktivitas, termasuk anak-anak yang harus berjuang keras menyeberang demi bisa sampai ke sekolah. Ini bukan sekadar jembatan, tetapi jalan menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Uji Nurdin.


Selama ini, keterbatasan akses membuat aktivitas ekonomi warga tersendat. Anak-anak sekolah kerap terhambat menuntut ilmu akibat sulitnya menyeberangi sungai, terutama saat debit air meningkat.


Dengan hadirnya Jembatan Garuda, mobilitas warga dipastikan akan jauh lebih mudah, aman, dan cepat. Roda perekonomian diprediksi bergerak lebih lancar, akses pendidikan terbuka lebar, dan konektivitas antarwilayah semakin kuat.


Rasa syukur juga datang dari warga Dusun Libboa Deaa Karatuang. Mereka mengaku selama ini hidup dalam keterbatasan akses yang membuat berbagai aktivitas terhambat.


“Kami sangat berterima kasih. Selama ini anak-anak kami sering kesulitan bahkan batal sekolah karena tidak ada akses yang aman. Dengan jembatan ini, hidup kami pasti jauh lebih mudah,” ungkap salah seorang warga penuh haru.


Sementara itu, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh. Husni Hidayat mengungkapkan progres pembangunan saat ini telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung dalam dua pekan ke depan.


“Pengerjaan berjalan sesuai rencana. InsyaAllah dua pekan lagi selesai dan bisa segera dimanfaatkan masyarakat. Ini program langsung dari Presiden, dan kami berharap jembatan ini benar-benar menjadi solusi jangka panjang bagi warga,” jelasnya.


Tidak hanya itu, Kodim 1410 Bantaeng juga melakukan Inisiatif membantu masyarakat dengan membangun jalan setapak yang menghubungkan dusun Sampara Kelurahan Malilingi ke titik jembatan menuju dusun Libboa Desa Karatuang, walaupun diluar konteks proyek pembangunan jembatan Garuda yang dimaksud.


Jalan Setapak Yang Dibangun Atas Inisiatif Kodim 1410 Bantaeng.(Foto:Istimewa)

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Lurah Karatuang, Irwan Afandi, Lurah Malilingi, Ilham, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang menyambut penuh antusias.


Jembatan Garuda kini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol kebangkitan harapan bagi dua wilayah yang selama puluhan tahun terpisah oleh derasnya arus sungai. 


Redaktur: Jul Tanggo

Reporter: Rosma/Tri Indra

Komentar

Tampilkan

Terkini