Iklan

Follow us

RUPS Tahunan 2026 PT Maja Agung Latexindo Tbk Setujui Laporan Keuangan 2025, Kinerja Keuangan Tunjukkan Tren Pemulihan

Senin, 22 Juni 2026, 19:01 WIB Last Updated 2026-06-22T11:01:56Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

JAKARTA, TIMURPOS.COM – PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), perusahaan produsen sarung tangan latex, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 22 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, seluruh pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.


Selain itu, RUPS juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.


Dalam pemaparan kinerja perusahaan, PT Maja Agung Latexindo Tbk berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp150,2 miliar sepanjang tahun 2025. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp116,7 miliar.


Anggota Direksi Perseroan, Engel Stefan, menyampaikan bahwa peningkatan aktivitas pasar serta optimalisasi kapasitas produksi menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan.


“Sepanjang tahun 2025, SURI berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp150,2 miliar, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan volume penjualan di pasar domestik maupun ekspor menjadi motor penggerak utama pertumbuhan tersebut,” ujarnya.


Meski laba kotor mengalami penurunan 22,9 persen menjadi Rp8,1 miliar akibat fluktuasi harga bahan baku latex di pasar global, perusahaan mampu melakukan efisiensi operasional secara agresif. 


Dampaknya, EBITDA meningkat 6,7 persen dan rugi bersih tahun berjalan berhasil ditekan menjadi Rp3,4 miliar, atau membaik 12,8 persen dibandingkan rugi bersih tahun 2024 sebesar Rp3,9 miliar.


Transformasi bisnis yang dijalankan manajemen mulai menunjukkan hasil positif pada awal tahun 2026. Pada kuartal pertama (Q1) 2026, SURI berhasil mencatatkan pembalikan arah kinerja (turnaround) dengan kembali meraih laba bersih.


Pendapatan kuartalan pada periode Januari-Maret 2026 tercatat sebesar Rp36 miliar, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp34,1 miliar. Sementara itu, laba bersih melonjak tajam menjadi Rp3,62 miliar dari sebelumnya sekitar Rp420 juta pada Q1 2025.


Keberhasilan tersebut didorong oleh efisiensi rantai pasok serta pemulihan harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) produk sarung tangan latex. Kondisi ini turut meningkatkan Margin Laba Bersih (Net Profit Margin/NPM) perusahaan menjadi 10,05 persen, level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.


Di sisi lain, kondisi keuangan Perseroan dinilai tetap sehat dengan total aset mencapai Rp386,5 miliar per akhir 2025. Struktur permodalan juga tergolong kuat dengan total ekuitas sebesar Rp340,5 miliar.


Perusahaan mempertahankan tingkat utang yang relatif rendah, dengan utang jangka pendek sebesar Rp41 miliar dan utang jangka panjang hanya Rp5 miliar. Rasio Utang terhadap Ekuitas (Debt to Equity Ratio/DER) tercatat sebesar 0,14 kali, memberikan ruang yang luas bagi Perseroan untuk melakukan ekspansi usaha tanpa terbebani risiko bunga yang tinggi.


Di tengah dinamika politik dan ekonomi global yang masih berfluktuasi, manajemen PT Maja Agung Latexindo Tbk tetap optimistis terhadap prospek industri sarung tangan latex.


Berbekal pengalaman puluhan tahun di sektor manufaktur sarung tangan, Perseroan meyakini peluang pertumbuhan bisnis di pasar internasional masih terbuka lebar dan akan terus berkembang di masa mendatang.


Editor: Rosmawati

Reporter: Supriyadi

Komentar

Tampilkan

Terkini