
Terlihat Jelas Momen Ketua Sinode GBI Provinsi Papua ( Pdt. Yosua Giay ) dalam Ifend Pelantikan Gembala.
MAWESDAY, SARMI PAPUA TIMURPOS.COM – Cahaya pengharapan baru bersinar terang di Jemaat Bukit Moria Mawesday pada Minggu, 19 Juli 2026. Dalam Ibadah Pelantikan Gembala Gereja Bethel Indonesia (GBI) yang khidmat dan penuh urapan, ( Pdt. Yohosua Giay ) Ketua Sinode GBI Provinsi Papua ) secara resmi melantik Pendeta Pembantu (Pdp.Maris Dase ) sebagai gembala jemaat setempat. Peristiwa sakral ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan administratif, melainkan peneguhan panggilan ilahi bagi seorang hamba Tuhan untuk menggembalakan kawanan domba-Nya di Wilayah Sarmi dengan kasih, ketabahan, dan visi pelayanan yang Jelas. Kehadiran para majelis, warga jemaat, dan tamu undangan menjadi saksi bisu bahwa GBI Bukit Moria Mawesday siap memasuki babak baru pelayanan yang lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat sekitar, selaras dengan mandat sinodal untuk "Menjadi Seperti Kristus" dan "Memberitakan Kabar Keselamatan kepada Segala Bangsa, Jumat ( 24 July 2026 ).
Sebagai fondasi rohani dalam pelantikan ini, Yohanes 21:15-17 menjadi perenungan utama: "Kata Yesus kepadanya: 'Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?' ... Gembalakanlah domba-domba-Ku." Ayat ini mengingatkan bahwa jabatan gembala bukanlah tentang kekuasaan atau kehormatan, melainkan tentang kasih yang rela berkorban dan tanggung jawab suci untuk merawat jiwa-jiwa yang dipercayakan Tuhan, sejalan dengan misi menjadikan orang percaya sebagai murid Kristus yang sejati
Pelantikan Resmi Pdp. Maris Dase: Pdt. Yohosua Giay ( Ketua Sinode GBI Wilayah Provinsi Papua ) bertindak selaku pelayan firman yang secara sah dan sakral melantik Pdp. Maris Dase sebagai gembala Jemaat Bukit Moria Mawesday, menandai awal pelayanan pastoral yang baru
Tanggal Bersejarah 19 Juli 2026: Momentum pelantikan ditetapkan pada hari Minggu, 19 Juli 2026, sebagai hari yang dikhususkan bagi Tuhan untuk meneguhkan pimpinan gereja lokal di wilayah Mawesday
Ayat Dasar Pelayanan: Yohanes 21:15-17 menjadi landasan teologis pelantikan, menekankan bahwa kualifikasi utama seorang gembala adalah kasih kepada Kristus yang diekspresikan melalui penggembalaan domba-domba-Nya
Amanat Tegas Oleh Ketua Sinode (Pdt. Yosua Giay ) menegaskan prinsip dasar pelayanan gembala: "Kita ini hanya hamba (doulos), bukan bos. Seorang gembala harus memiliki hati yang murni serta tulus dalam melayani jemaat yang dipercayakan oleh Tuhan."
Suasana Khidmat dan Penuh Urapan: Ibadah berlangsung dengan dekorasi sederhana namun bermakna, dihiasi bunga-bunga segar dan kain ungu yang melambangkan kesucian serta kedalaman spiritualitas pelayanan
Dukungan Majelis dan Warga Jemaat, Kesaksian visual menunjukkan kehadiran aktif para majelis dan warga jemaat yang berdiri bersama gembala baru, simbol kesiapan jemaat untuk berjalan bersama dalam visi pelayanan
Visi "Menjadi Seperti Kristus": Pelantikan ini menegaskan komitmen jemaat untuk terus bertumbuh dalam karakter Kristus, baik secara kualitatif (kedewasaan iman) maupun kuantitatif (perluasan jangkauan pelayanan)
Misi "Memberitakan Keselamatan: Gembala baru ditugaskan untuk memimpin jemaat dalam memberitakan kabar keselamatan kepada segala bangsa dan menjadikan setiap anggota jemaat sebagai murid Kristus yang berdampak di tengah masyarakat Khususnya Mawesday
Closing Statement
Dalam sambutannya setelah dilantik, Pdp. Maris Dase mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga atas kepercayaan Tuhan dan jemaat yang telah memanggilnya untuk melayani di Jemaat Bukit Moria Mawesday. "Saya menerima tongkat gembala ini bukan karena kekuatan saya sendiri, tetapi karena kasih karunia Tuhan yang cukup bagi saya," tuturnya dengan suara bergetar haru. Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah mendengarkan suara setiap anggota jemaat dan melayani dengan hati hamba, sesuai visi GBI untuk menjadi seperti Kristus. " Bapak/Ibu Jemaat Yang Saya kasihi diadalam Tuhan Yesus Kristus, mari kita tidak hanya menjadi jemaat yang duduk mendengarkan, tetapi menjadi komunitas yang saling mengasihi dan bertumbuh bersama dalam Kristus, agar kabar keselamatan benar-benar hidup di tengah kita," sebutnya menutup amanat pelantikan
Langkah ( Pdp. Maris Dase ) adalah langkah iman yang berani. Di tanah Mawesday yang kaya akan potensi namun juga tantangan, kehadiran seorang gembala yang mengerti konteks lokal dan dipenuhi kasih Kristus adalah anugerah terbesar. Kami berdoa agar pelayanan beliau senantiasa diurapi, jemaat Bukit Moria semakin solid, dan GBI Mawesday menjadi terang yang memancarkan kasih Allah bagi seluruh pelosok Sarmi. Selamat melayani, Pdp. Maris Dase; Tuhan yang memanggil, Dia juga yang akan melengkapi.
Editor : Farli Ponomban S.Th
Sumber : GBI Jemaat Bukit Moria