BANTAENG, TIMURPOS.COM — Suasana lapangan sepak bola Lompo battang dikelurahan Palantkang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng mendadak memanas. Bukan karena keributan, melainkan duel sengit dalam laga fun football yang digelar Kejaksaan Negeri Bantaeng dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kamis (27/8/2026).
Pertandingan yang awalnya diprediksi hanya menjadi ajang olahraga santai justru berlangsung penuh gengsi. Tim OKP yang diperkuat para pemuda KNPI dan HPMB-Raya tampil agresif menghadapi Tim Forkopimda bersama Kejari Bantaeng.
Hasilnya cukup mengejutkan. Tim OKP berhasil menaklukkan lawannya dengan skor 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung penuh semangat dan aksi saling serang.
Kepala Dinas Kominfo-SP Bantaeng, H. Subhan, bahkan mengaku sempat terkejut melihat permainan kedua tim yang ternyata berlangsung cukup serius.
“Saya kira permainan seadanya, ternyata cara mainnya serius dan menarik selayaknya tim sepak bola pada umumnya,” ujar H. Subhan.
Pertandingan tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda Bantaeng, di antaranya Dandim 1410 Bantaeng beserta jajaran, Kajari Bantaeng bersama staf, perwakilan Pengadilan Negeri, Kapolres Bantaeng dan jajaran PJU, Asisten I Pemerintahan, dr. H. Sultan, M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan dr. Andi Ihsan, Kepala Dinas Kominfo-SP H. Subhan, S.Sos., M.M., serta sejumlah pimpinan OPD Pemkab Bantaeng.
Meski berlabel fun football, tensi pertandingan terlihat cukup tinggi. Para pemain dari kedua kubu tampil ngotot mengejar kemenangan. Tim Forkopimda/Kejari Bantaeng bahkan mampu memberikan perlawanan hingga tercipta total 10 gol dalam pertandingan tersebut.
Namun, di balik skor dan persaingan di lapangan, terselip pesan yang jauh lebih penting: kebersamaan dan silaturahmi.
Sejumlah insan pers turut hadir meliput sekaligus menyaksikan pertandingan. Salah seorang jurnalis, Ryawan, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif untuk mempererat hubungan antara pemerintah, aparat penegak hukum, pemuda, aktivis, dan kalangan media.
“Nilainya tentu kebersamaan dan rasa persaudaraan. Momen ini juga menjadi silaturahmi yang baik untuk bagaimana menciptakan Bantaeng menjadi daerah yang damai, aman, sejahtera dan bermartabat,” kata Ryawan.
Tak berhenti di situ, Ryawan kemudian melontarkan tantangan terbuka.
Ia mengajak rekan-rekan jurnalis di Bantaeng untuk membentuk tim dan menantang Tim Kejari Bantaeng dalam laga fun football berikutnya.
“Saya mengajak rekan-rekan media untuk menantang Tim Kejari Bantaeng dalam laga selanjutnya. Tentunya agar momentum ini semakin meriah dengan tetap mengutamakan sportivitas,” pungkasnya.
Kini, setelah OKP berhasil mencuri kemenangan 6-4, perhatian mulai tertuju pada tantangan berikutnya.
Akankah Tim Jurnalis turun ke lapangan dan berhadapan langsung dengan Kejari Bantaeng?. Jika terealisasi, duel tersebut dipastikan bukan sekadar pertandingan sepak bola, tetapi menjadi panggung baru untuk mempererat silaturahmi antar elemen di Butta Toa.(**)
Editor: Bang Jul
Reporter: Rosmawati/Andi Sulkifli
