• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    Lahan Kebun Terbakar, Sinergi Babinsa Kodim 1410/Bantaeng Bersama Damkar dan Warga Berhasil Jinakkan Api

    Selasa, 29 September 2026, 17:02 WIB Last Updated 2026-09-29T09:02:04Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    BANTAENG, TIMURPOS.COM – Kebakaran melanda lahan perkebunan warga di Dusun Bonto Te’ne, Desa Batu Karaeng, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Selasa (29/09/2026). Kebakaran yang terjadi menghanguskan lahan perkebunan dengan luas kurang lebih 10 hektare. Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, Babinsa Koramil 1410-03/Tompobulu Kodim 1410/Bantaeng Sertu Syahrir bersama Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Batu Karaeng, Kepala Dusun, Ketua RK, Ketua RT, serta masyarakat setempat bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.


    Dengan menggunakan peralatan seadanya, personel gabungan bersama warga berupaya mengendalikan kobaran api sembari menghubungi Pemadam Kebakaran Kabupaten Bantaeng untuk mendapatkan bantuan pemadaman.


    Satu unit kendaraan Pemadam Kebakaran Kecamatan Banyorang tiba di lokasi dengan membawa lima petugas. Namun, kondisi medan yang sulit membuat kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau titik api secara langsung, sehingga proses pemadaman dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.


    Berkat kerja sama dan kesigapan seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan. Situasi di lokasi selanjutnya dinyatakan aman dan terkendali. Dalam penanganan tersebut, sebanyak satu personel Babinsa, satu personel Bhabinkamtibmas, lima petugas pemadam kebakaran, serta sekitar 30 masyarakat turut terlibat dalam upaya pemadaman.


    Lahan yang terdampak kebakaran diketahui merupakan perkebunan milik sejumlah warga, di antaranya H. Sirajuddin, Saldi, Sampara’, Daeng Lewa, Daeng Napi’, Kasim, Baharuddin, Lukman, Haji Haming, Daeng Sa’bang, Daeng Sama’, Modding, dan Rabasing.


    Tidak terdapat korban jiwa maupun personel yang mengalami kerugian dalam kejadian tersebut. Namun, luas lahan perkebunan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 10 hektare.

    Berdasarkan informasi dan kondisi di lapangan, kebakaran diduga terjadi akibat aktivitas pembakaran yang dilakukan secara sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 


    Kejadian ini menjadi perhatian bersama mengingat kondisi musim kemarau yang dapat membuat api dengan cepat menjalar dan meluas.

    Aparat bersama pemerintah desa mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih pada kondisi cuaca kering dan berangin. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api guna mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.


    Sinergi antara aparat, pemerintah desa, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat penanganan kebakaran serta menjaga keselamatan dan keamanan lingkungan. (**) 




    Editor: Bang Jul

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini