• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    Babinsa Bonto Rita Bersama PPL Data Sawah Puso Akibat Kekeringan di Bissappu

    Jumat, 02 Oktober 2026, 14:28 WIB Last Updated 2026-10-02T06:28:03Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    BANTAENG, TIMURPOS.COM — Babinsa Kelurahan Bonto Rita Koramil 1410-01/Bissappu Kodim 1410/Bantaeng, Serma Syamsuddin, bersama Ketua PPL, Sdr. Ridwan, dan Ketua Kelompok Tani Kayu Lompoa, Sdr. Amiruddin, melaksanakan peninjauan dan pendataan areal persawahan yang mengalami puso akibat kekeringan. Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi persawahan Kelompok Tani Kayu Lompoa, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Jumat (2/10/2026).


    Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap kondisi pertanian di wilayah binaan, khususnya dalam menghadapi dampak kekeringan yang berpotensi memengaruhi hasil produksi pertanian masyarakat.


    Dalam kegiatan tersebut, Serma Syamsuddin bersama Ketua PPL dan Ketua Kelompok Tani Kayu Lompoa turun langsung melihat kondisi tanaman padi serta melakukan pendataan terhadap lahan yang terdampak kekeringan hingga mengalami puso.


    Pendataan dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi dan luasan areal tanaman padi yang mengalami kerusakan akibat kekurangan air. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan laporan kepada pimpinan serta sebagai informasi bagi instansi terkait dalam menentukan langkah penanganan lebih lanjut.


    Serma Syamsuddin mengatakan bahwa peninjauan secara langsung diperlukan agar kondisi yang dialami para petani dapat diketahui secara nyata di lapangan. Selain itu, koordinasi dengan PPL dan kelompok tani diharapkan dapat menghasilkan data yang lebih akurat mengenai dampak kekeringan terhadap lahan pertanian. 


    “Kami bersama PPL dan kelompok tani melakukan pengecekan langsung untuk mengetahui kondisi tanaman padi yang terdampak kekeringan. Hasil pendataan ini akan menjadi bahan laporan dan koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Serma Syamsuddin.


    Ketua Kelompok Tani Kayu Lompoa, Sdr. Amiruddin, turut memberikan informasi mengenai kondisi lahan dan tanaman padi yang terdampak. Koordinasi antara Babinsa, PPL dan kelompok tani tersebut menjadi bagian penting dalam memantau perkembangan pertanian serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani.


    Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran Babinsa dalam melakukan pendampingan dan pemantauan kondisi pertanian di wilayah binaan, termasuk membantu menyampaikan kondisi riil di lapangan kepada pimpinan dan instansi terkait sebagai bahan pertimbangan dalam penanganan dampak kekeringan terhadap sektor pertanian. (**) 




    Editor: Bang Jul

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini