• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    Tongkat Komando Polri Berpindah! Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

    Jumat, 02 Oktober 2026, 08:46 WIB Last Updated 2026-10-02T00:46:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    JAKARTA, TIMURPOS.COM — Pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi berganti. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).


    Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), dalam sebuah prosesi kenegaraan yang menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di tubuh Korps Bhayangkara.


    Dalam keputusan presiden yang dibacakan sebelum prosesi pengambilan sumpah, Suyudi Ario Seto ditetapkan sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Sementara itu, Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat dipercaya mengisi posisi Wakapolri menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo.


    Momentum tersebut semakin penting karena Suyudi yang sebelumnya berpangkat Komisaris Jenderal Polisi memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Jenderal Polisi. Dengan pangkat dan jabatan barunya, Suyudi resmi memegang kendali tertinggi dalam institusi Polri.


    Sumpah di Hadapan Presiden, 

    Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Setelah pembacaan Keputusan Presiden, Suyudi dan Wahyu berdiri di hadapan Presiden Prabowo untuk mengucapkan sumpah jabatan.


    Sumpah tersebut menegaskan komitmen keduanya untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya, serta menjunjung tinggi etika jabatan dan Tribrata.


    Pengucapan sumpah itu menjadi titik penting sebelum keduanya resmi menjalankan amanah sebagai pimpinan tertinggi Polri.


    Usai pengambilan sumpah, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kemudian memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik, disusul para tamu undangan yang hadir.


    Estafet Kepemimpinan Korps Bhayangkara

    Pergantian pucuk pimpinan Polri ini bukan sekadar pergantian jabatan. 


    Suyudi kini menghadapi tanggung jawab besar untuk memimpin institusi kepolisian dengan cakupan tugas yang luas, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, hingga memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


    Sebelum dipercaya menjadi Kapolri, Suyudi Ario Seto tercatat pernah menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994.


    Sementara itu, Wahyu Hadiningrat yang kini menduduki posisi Wakapolri merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1992. 


    Sebelum dilantik, Wahyu menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena Kapolri).

    Keduanya kini berada dalam satu struktur kepemimpinan yang akan menentukan arah pelaksanaan tugas Polri ke depan.


    Suyudi Bicara Konsolidasi dan Pembenahan

    Tak lama setelah dilantik, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan sejumlah langkah awal yang akan dilakukan dalam memimpin institusi Polri.


    Suyudi menyatakan konsolidasi internal menjadi salah satu langkah awal, sekaligus melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan oleh kepemimpinan sebelumnya.


    Program yang dinilai masih baik akan dilanjutkan, sedangkan aspek yang dinilai masih membutuhkan perbaikan akan menjadi bagian dari pembenahan ke depan.


    Suyudi juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta membangun kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.

    Pernyataan tersebut menjadi gambaran awal mengenai arah kerja kepemimpinan baru Polri setelah tongkat komando berpindah ke tangan Suyudi.


    Tantangan Besar di Pundak Kapolri Baru

    Kini, perhatian publik tertuju kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat. Keduanya mendapat amanah untuk memastikan roda organisasi Polri berjalan efektif sekaligus menjawab berbagai tuntutan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tersebut.


    Di tengah dinamika keamanan yang terus berkembang, Polri dituntut mampu menjaga stabilitas kamtibmas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan proses penegakan hukum berlangsung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


    Pergantian kepemimpinan di tingkat tertinggi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal dan memastikan seluruh jajaran Polri bergerak dalam satu garis komando.


    Pelantikan di Istana Negara akhirnya menjadi penanda dimulainya perjalanan baru kepemimpinan Korps Bhayangkara.

    Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kini memegang tongkat komando Polri, didampingi Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.


    Dari Istana Negara, amanah besar itu resmi berpindah. Selanjutnya, publik akan menantikan bagaimana kepemimpinan baru tersebut menerjemahkan sumpah jabatan menjadi kerja nyata dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada seluruh masyarakat Indonesia.(*) 



    Editor: Redaksi/Denti Jul


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini