• Jelajahi

    Copyright © TIMURPOS.COM| Mengabarkan Fakta
    Pembuat Website

    Iklan

    Follow us

    Tindak Lanjut Penyusunan RPJMK Kampung Wonabraidi

    Kamis, 30 Juli 2026, 12:23 WIB Last Updated 2026-07-30T04:23:42Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Tindak Lanjut, Penyusunan RPJMK, Wonabraidi Distrik Andry, Kabupaten Biak Numfor.

    WONABRAIDI, DISTRIK ANDEY PAPUA  TIMURPOS.COM –
    Perencanaan pembangunan kampung bukan sekadar dokumen administratif di atas meja, melainkan peta jalan hidup masyarakat yang harus lahir dari rahim musyawarah adat dan data lapangan yang valid. Di Kampung Wonabraidi, Distrik Andey, tindak lanjut penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK) kini memasuki fase krusial yang dipimpin langsung oleh Kepala Kampung Bpk. Sedekia Miosko bersama Pendamping Distrik Andey, Bpk. Udin. Kehadiran dua figur strategis ini menegaskan bahwa RPJMK Wonabraidi tidak akan menjadi produk copy-paste birokrasi, tetapi cerminan aspirasi nyata warga yang terukur dan berkelanjutan. "RPJMK yang baik bukan yang tebal halamannya, tapi yang setiap poinnya bisa dirasakan dampaknya oleh ibu-ibu di dapur dan bapak-bapak di ladang; kami pastikan perencanaan ini berbasis data, bukan asumsi," sebut Bpk. Sedekia Miosko saat memimpin rapat koordinasi tindak lanjut penyusunan. Langkah ini menjadi model tata kelola pemerintahan kampung di Kabupaten Biak Numfor yang mengutamakan substansi di atas formalitas, Kamis ( 30 July 2026 ).


    Kepemimpinan Ganda yang Solid, Kolaborasi antara Kepala Kampung Bpk. Sedekia Miosko sebagai pemilik mandat politik lokal dan Pendamping Distrik Andey Bpk. Udin sebagai fasilitator teknis menciptakan sinergi sempurna antara legitimasi adat dan standar perencanaan nasional


    Fokus pada Tindak Lanjut Konkret, Kegiatan ini bukan sosialisasi awal, melainkan eksekusi tahap lanjutan yang memastikan masukan dari musyawarah sebelumnya telah tertransformasi menjadi indikator kinerja yang terukur dalam draft RPJMK


    Partisipasi Substantif Warga, Proses penyusunan melibatkan perwakilan marga, tokoh perempuan, pemuda, dan kelompok rentan secara aktif, mencegah dominasi elit kampung dalam penetapan prioritas pembangunan


    Validasi Data Lapangan Sebelum Finalisasi, Setiap usulan program diverifikasi ulang melalui survei partisipatif untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi riil geografis, demografis, dan sosial ekonomi Wonabraidi


    Integrasi Kearifan Lokal dalam Perencanaan: Nilai-nilai adat dan sistem pengelolaan sumber daya alam tradisional diakomodasi sebagai basis kebijakan, bukan sekadar lampiran simbolis dalam dokumen RPJMK


    Transparansi Anggaran dan Prioritas, Alokasi dana kampung dipetakan secara terbuka berdasarkan skala urgensi yang disepakati bersama, meminimalisir risiko penyimpangan atau proyek yang tidak relevan dengan kebutuhan mendesak


    Pendampingan Teknis Intensif oleh Distrik Andey, Bpk. Udin memastikan metodologi penyusunan RPJMK sesuai Permendesa PDTT No. 114 Tahun 2014, sekaligus membekali perangkat kampung dengan kapasitas perencanaan yang mandiri pasca-pendampingan


    Komitmen Akuntabilitas Publik, Draft RPJMK yang dihasilkan akan dipublikasikan dan dimusyawarahkan ulang sebelum ditetapkan, memberikan ruang koreksi publik dan menjamin dokumen final benar-benar milik rakyat Wonabraidi


    Closing Statement 

    Tindak lanjut penyusunan RPJMK di Kampung Wonabraidi adalah bukti bahwa otonomi kampung di Kabupaten Biak Numfor sedang berjalan pada rel yang benar: ketika kepala kampung dan pendamping distrik bekerja bukan sebagai atasan-bawahan, melainkan sebagai mitra setara yang saling melengkapi. Kepada Bpk. Sedekia Miosko dan Bpk. Udin: ingatlah bahwa RPJMK yang kalian susun hari ini akan menjadi warisan yang dinilai oleh generasi mendatang—bukan dari seberapa rapi dokumennya, tetapi dari seberapa banyak kehidupan yang berubah karena keputusan yang kalian ambil bersama rakyat. Jangan biarkan proses ini terjebak rutinitas tahunan; jadikan setiap angka dan target sebagai janji yang bisa ditagih. Dan kepada warga Wonabraidi: gunakan hak suaramu dalam musyawarah penentuan prioritas, karena RPJMK yang partisipatif adalah tameng terbaik terhadap pembangunan yang salah arah. Karena pada akhirnya, kampung yang maju bukanlah kampung yang paling banyak menerima anggaran, melainkan kampung yang paling cerdas mengelola amanah rakyatnya dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih. Mari wujudkan Wonabraidi yang sejahtera bukan karena kebetulan, tetapi karena perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang jujur




    Editor       : Farli Ponomban S.Th 

    Reporter  : Jhon Lisyard Mandibo

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini