Iklan

Follow us

Panitia Matangkan Persiapan Tasyakuran Harlah NU dan Banom PCNU Sangihe

Kamis, 07 Mei 2026, 19:30 WIB Last Updated 2026-05-07T11:32:46Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Panitia Tasyakuran Harlah NU dan Banom PCNU Sangihe Bertemu dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Sangihe di Tahuna, Rabu(6/5/2026)


TAHUNA, TIMURPOS.COM - Panitia Tasyakuran Harlah Nahdlatul Ulama (NU) dan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mematangkan berbagai kesiapan teknis menjelang pelaksanaan kegiatan yang akan digelar pada Minggu, 10 Mei 2026, di Masjid Yayasan Hj. Munirah, Kelurahan Santiago.


Mengusung tema “NU Sangihe Bangkit: Merawat Tradisi, Memperkuat Ukhuwah dan Meneguhkan Peran Umat untuk Daerah”, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan konsolidasi organisasi, penguatan ukhuwah serta peneguhan peran sosial keumatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.


Panitia juga mengusung tagline “Struktural Sehat, Kultural Kuat dan Sosial Maslahat”* sebagai arah gerak dan semangat kebangkitan NU di Sangihe.


Kepanitiaan kegiatan diketuai oleh Sudirman Adolong dengan sekretaris Fariz Maulana Akbar dan bendahara Abdul Rahman Markus. Dalam berbagai agenda koordinasi, panitia turut didampingi Ketua Tanfidziyah PCNU Sangihe Tauhid Abast serta Ketua MWCNU Tabukan Tengah yang juga Staf Khusus Bupati Kepulauan Sangihe Sutardji Matantu.


Sejumlah koordinasi lintas sektor telah dilakukan panitia guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar. Panitia diketahui telah berkoordinasi dengan pihak Kesbangpol, Kepolisian, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe hingga Pemerintah Daerah.


Usai bertemu dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Kasi Bimas Islam Sahman Kahembau pada Rabu (6/5/2026), Sekretaris Panitia Tasyakuran Harlah NU dan Banom, Fariz Maulana Akbar menyampaikan bahwa sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan memberi dampak positif bagi masyarakat.


“Panitia terus mematangkan kesiapan teknis dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Kami ingin memastikan kegiatan ini bukan hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah, semangat kebersamaan dan kontribusi nyata NU untuk daerah,” ujarnya.


Ia menambahkan, Tasyakuran Harlah NU dan Banom bukan sekadar seremoni, melainkan ruang memperkuat konsolidasi organisasi dan pengabdian sosial keumatan di tengah masyarakat.


Kegiatan tersebut rencananya akan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, badan otonom NU, pengurus NU lintas tingkatan serta warga nahdliyin dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.


Panitia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut sebagai ikhtiar menjaga persatuan, merawat tradisi dan memperkuat peran umat demi kemajuan daerah.


Editor ; Dorman
Reporter: Dorman


Komentar

Tampilkan

Terkini